Sorotfakta, com, Jakarta, 14 April 2026 — Sosok Budi Djiwandono kian mencuri perhatian publik sebagai representasi pemimpin muda yang visioner di tengah dinamika perubahan global dan transformasi digital yang semakin pesat. Dengan latar belakang pendidikan internasional serta pengalaman lintas sektor, Budi dinilai memiliki kapasitas dalam menjawab tantangan pembangunan nasional ke depan.
Lahir di Jakarta pada 25 September 1981, Budi merupakan putra dari ekonom senior Joseph Sudradjad Djiwandono, mantan Gubernur Bank Indonesia, dan Biantiningsih Miderawati Djojohadikusumo, yang merupakan kakak dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Lingkungan keluarga yang kental dengan dunia ekonomi dan politik turut membentuk karakter kepemimpinan yang kuat sejak dini.
Pendidikan Budi ditempuh di dalam dan luar negeri, mulai dari SD Santa Theresia, SMP Pelita Harapan, hingga melanjutkan pendidikan menengah di Berkshire School, Amerika Serikat. Ia kemudian meraih gelar Sarjana di bidang Government & International Relations dari Clark University, Amerika Serikat.
Karier politiknya dimulai melalui organisasi sayap Partai Gerindra, Tunas Indonesia Raya (TIDAR), pada periode 2008–2016. Seiring waktu, kiprahnya terus berkembang hingga dipercaya menjadi anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra pada tahun 2020.
Meski sempat gagal dalam Pemilu Legislatif 2014, Budi akhirnya masuk ke DPR RI melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW) pada tahun 2017. Pada Pemilu 2019, ia berhasil meraih kursi legislatif dengan perolehan suara signifikan. Saat ini, Budi menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPR RI yang membidangi sektor pertanian, lingkungan hidup, kehutanan, kelautan, dan perikanan.
Selain di parlemen, Budi juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra. Perannya semakin strategis saat dipercaya menjadi Komandan Tim Komunikasi TKN Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024. Terbaru, ia juga ditunjuk sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Kalimantan Timur pada Juli 2024.
Di luar aktivitas politik, perjalanan personal Budi turut menjadi perhatian publik. Pada Desember 2023, ia memutuskan untuk memeluk agama Islam di bawah bimbingan Imam Besar Masjid Istiqlal. Tak lama berselang, ia menikah dengan Ludmilla FS atau Milla Gunawan, sahabat lamanya.
Dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Budi dikenal memiliki perhatian besar terhadap isu ketahanan pangan nasional. Ia menekankan pentingnya efisiensi anggaran dan penguatan sektor produktif, khususnya pertanian, guna mengurangi ketergantungan impor komoditas strategis.
Budi juga mendorong peran aktif generasi muda dalam pembangunan sektor pertanian. Menurutnya, inovasi dan keterlibatan anak muda menjadi kunci dalam menghadapi tantangan bonus demografi menuju tahun 2045.
Tak hanya itu, komitmennya terhadap pembangunan karakter bangsa juga diwujudkan melalui dunia olahraga. Pada Oktober 2024, Budi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) periode 2024–2028. Ia mengusung visi menjadikan olahraga basket tidak hanya sebagai ajang prestasi, tetapi juga sebagai industri yang mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Dengan berbagai peran strategis yang diemban, Budi Djiwandono dinilai sebagai salah satu figur pemimpin muda yang memiliki visi jangka panjang dalam mempersiapkan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Pendekatan multidimensi yang menggabungkan aspek politik, ekonomi, ketahanan pangan, hingga olahraga, menjadi cerminan kepemimpinan yang adaptif dan berorientasi masa depan.
(Redaksi)